Panen Perdana Padi Gogo di Nembukrang Sari, Dorong Swasembada Pangan Nasional
Jayapura, 29 September 2025 – Program Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendukung swasembada pangan terus digalakkan melalui kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) reguler dan pengembangan padi gogo. Salah satunya dilaksanakan di Kampung Nembukrang Sari, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura. Panen Perdana dihadiri Kepala Distrik Nimbokrang, Kapolsek Nimbokrang, Danramil Nimbokrang, Kepala Puskesmas Nimbokrang, Koordinator BPP Nimbokrang serta BRMP Papua.
Di lokasi ini, Kelompok Tani Nenem telah menerima bantuan benih padi gogo untuk area seluas 0,25 hektare. Ketua Kelompok Tani Nenem, Daud Waicang, mengungkapkan bahwa program ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah terhadap visi misi presiden dalam mencukupi kebutuhan pangan nasional.
Target pengembangan padi gogo di Jayapura sendiri mencapai 293 hektare. Namun, hingga kini realisasinya baru 12 persen. Salah satu kendala yang dihadapi adalah banyaknya lahan padi gogo yang sudah dibuka, namun kembali ditumbuhi semak bahkan menjadi hutan. Selain itu, distribusi benih juga baru terealisasi sekitar 45 hektare.
“Tantangan lain adalah keterbatasan minat petani untuk menanam padi gogo. Banyak petani beralih ke hortikultura karena dianggap lebih menjanjikan,” ungkap Daud.
Kepala Distrik Nimbokrang, Sujiono Efendy membuka secara resmi panen perdana padi gogo. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi kepada para petani, khususnya Kelompok Tani Nenem yang diketuai Daud Waicang. Menurutnya, ukuran keberhasilan bukan pada besar atau kecilnya lahan, tetapi pada semangat dan kemauan untuk mengembangkan pertanian.
“Panen perdana ini baru awal, ke depan kita berharap hasilnya bisa lebih baik lagi dan menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya,” pungkas.